Indeks Kospi Terjun 4,76 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 101,48 poin, atau sekitar 4,76 persen, pada Senin (15/6/2020), menjadi 2.030,82. Volume perdagangan mencapai 1,06 miliar saham senilai 18,02 triliun won atau sekitar US$14,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 837 berbanding 55.

Indeks Kospi mengalami penurunan tertajam sejak 23 Maret lalu seiring mencuatnya kekhawatiran terhadap berlangsungnya gelombang kedua penyebaran virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Sentimen pasar memburuk akibat kekhawatiran gelombang kedua penyebaran COVID-19, terutama di AS dan Tiongkok,” kata Lee Kyung-Min, analis Daeshin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 474,4 miliar won dan 764,2 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 1,24 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 4,59 persen dan 3,76 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,37 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tergelincir 6,28 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 12,20 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.216 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 128 poin, atau sekitar 2,19 persen, menjadi 5.719,80. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 29,71 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 2.890,03. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 524,43 poin, atau sekitar 2,16 persen, menjadi 23.776,95.