Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (29/5/2020) terpengaruh data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 17,53 poin, atau sekitar 0,07 persen, menjadi 25.383,11. Indeks S&P 500 naik 14,58 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 3.044,31. Indeks komposit Nasdaq melonjak 120,88 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 9.489,87.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan indeks sektor kesehatan dan teknologi masing-masing melonjak 1,27 persen dan 1,18 persen. Indeks sektor keuangan sebaliknya merosot 1,21 persen.

Data terbaru menunjukkan belanja konsumen AS mengalami rekor penurunan pada April sebagai dampak lockdown yang berlangsung dalam upaya meredam penyebaran virus Corona (COVID-19).

Menurut laporan yang dirilis US Bureau of Economic Analysis, belanja konsumen AS turun 13,6 persen pada April, lebih curam dari perkiraan para analis penurunan 12,6 persen. Belanja konsumen AS pada Maret turun 6,9 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus meningkat US$23,4, atau sekitar 1,35 persen, menjadi US$1.751,7 per ons. Indeks dolar AS turun 0,4 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,4 persen, seiring mencuatnya kekhawatiran para investor terhadap meningkatnya ketegangan antara AS dan Tiongkok.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, terjun 142,19 poin, atau sekitar 2,29 persen, menjadi 6.076,60. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 194,28 poin, atau sekitar 1,65 persen, menjadi 11.586,85.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 127,60 poin, atau sekitar 1,77 persen, menjadi 7.096,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 75,95 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 4.695,44.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2327 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,1102 euro per pound.