Halal Bihalal Dengan Pelaku Industri, Menperin Semangati Untuk Bekerja Lebih Keras Lagi

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar halal bihalal secara virtual dalam suasana Idul Fitri.

Silaturahmi yang bertajuk ‘Virtual Open House bersama Menteri Perindustrian’ tersebut dilakukan bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, asosiasi industri, para pelaku industri serta jajaran pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Kepada para pejabat di lingkungan Kemenperin, serta para pelaku usaha di bidang industri manufaktur, saya bersama keluarga menyampaikan mohon maaf lahir dan bathin. Semoga hikmat hari raya ini memberikan kekuatan dan semangat bagi kita untuk bekerja lebih baik ke depan," kata Menperin dalam keterangannya, Senin (25/5).

Pada kesempatan itu, Agus menyampaikan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan untuk mendukung industri manufaktur dalam mengantisipasi dampak pandemi agar tidak semakin terpuruk.

Upaya itu memerlukan kerja sama tidak hanya dari pihak Kemenperin, tetapi juga lintas kementerian dan lembaga. 

"Jika hanya membutuhkan tanda tangan saya, mungkin bisa cepat. Namun, ada berbagai hal yang perlu diselesaikan lintas kementerian, sehingga membutuhkan waktu," ujar politisi Partai Golongan Karya ini. 

Lebih lanjut, Menperin juga mengajak para pejabat di lingkungan Kemenperin serta para stakeholder untuk menjadikan semangat hari kemenangan ini untuk saling mendukung, menguatkan serta saling mengisi, dalam menghadapi masalah Covid-19.

"Tentu di dalam menghadapi masalah besar yakni Covid-19 ini, diperlukan kebersamaan kita untuk memikirkan bagaimana agar ekonomi kita tidak terpuruk," ungkap Agus.

Dia juga menyampaikan, melalui berbagai kebijakan dan regulasi, Kemenperin terus mendorong agar industri manufaktur tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

"Upaya kita berkontribusi untuk membangun bangsa, khususnya melalui pembangunan industri akan berhasil apabila ada kerja sama yang baik antara pemerintah dan pelaku industri. Pada kesempatan ini juga, kami dari Kemenperin memohon maaf apabila masih banyak pekerjaan rumah yang belum bisa diselesaikan. Namun, kami sedang bekerja serius untuk menyelesaikannya," tandasnya.