Vaksin COVID-19 Diragukan, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (19/5/2020) setelah perkembangan terbaru terkait vaksin virus Corona (COVID-19) diragukan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, anjlok 390,51 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 24.206,86.

Indeks S&P 500 merosot 30,97 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 2.922,94. Indeks komposit Nasdaq turun 49,72 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 9.185,10.

Media kesehatan STAT News mempublikasikan artikel yang mempertanyakan validitas hasil uji coba vaksin COVID-19 yang dikembangkan laboratorium bioteknologi Moderna.

Para investor juga terpengaruh laporan terbaru yang menyebutkan bahwa jumlah pembangunan rumah baru di AS turun 30,2 persen pada April menjadi 891.000 yang merupakan level terendah sejak awal 2015. Pengurusan izin pembangunan Gedung turun 20,8 persen menjadi 1,074 juta yang merupakan tingkat terendah sejak Januari 2015.

Saham perusahaan yang bergerak di bidang ritel mengalami penurunan signifikan. Saham Home Depot, Walmart, dan Kohl’s masing-masing terjun 2,96 persen, 2,12 persen, dan 7,65 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2020 naik 0,6 persen menjadi US$1.745,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,16 persen 99,46.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,6 persen, seiring merosotnya saham sektor perbankan dan telekomunikasi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 46,36 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 6.002,23. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 16,42 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 11.075,29.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, terjun 170,20 poin, atau sekitar 2,51 persen, menjadi 6.609,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 40,18 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 4.458,16.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2243 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1200 euro per pound.