Sektor Industri Dasar Seret IHSG Sesi 1 Melemah 1 Persen Ke Level 3.951  

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Sempat bergerak menguat hingga level 4.123,562, pada penutupan perdagangan sesi 1 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/3) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah dengan melemah -38,034 poin atau terkoreksi -0,95% ke level 3.951,483.

Sebanyak 211 saham melemah, 147 saham menguat, dan sisanya stagnan. Adapun transaksi perdagangan mencapai Rp4,741triliun dari 3,9 miliar saham yang diperdagangkan.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan, dari 10 indeks sektoral yang ada, sebanyak sembilan sektornya menyeret IHSG ke zona merah.

Pelemahan terbesar terdapat pada sektor Industri Dasar yang turun 3,34%. Selain itu yang melemah antara lain: sektor Aneka Industri yang turun -3,30%, sektor  Perbankan – 0,13%, sektor property -2,52%, sektor Perdagangan -1,08%, sektor manufaktur -1,98%, sektor Agri  terkoreksi -0,18%, sektor Consumer -0,95%, dan sektor Infrastruktur melemah  -1,08%.

Sementara satu sektor yang menguat adalah sektor pertambangan dengan positif 1,86%.

Hingga jeda siang, Indeks LQ45 tercatat melemah -1,35% menjadi  575,498, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah -1,52% ke 396,442. Indeks IDX30 terpantau melemah -1,38% ke 316,904 dan indeks MNC36 terpantau turun -1,21% ke level 207,092.

Adapun disepanjang sesi 1, Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp1,777 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,161 triliun. Dengan demikian hingga jeda siang, asing tercatat jual bersih (netsell) sebesar Rp383 miliar.