Indeks Kospi Melambung 7,44 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 108,51 poin, atau sekitar 7,44 persen, pada Jumat (20/3/2020), menjadi 1.566,15. Volume perdagangan mencapai 807 juta saham senilai 10,4 triliun won atau sekitar US$8,41 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 824 berbanding 68.

Angka indeks melambung dipicu kesepakatan pertukaran mata uang yang dilakukan Federal Reserve Amerika Serikat dengan sembilan bank sentral negara lain, termasuk Korea Selatan.

“Kondisi pasar finansial menjadi stabil setelah The Fed melakukan kesepakatan pertukaran mata uang dengan sembilan bank sentral lainnya dalam upaya menghindarkan terjadinya resesi global,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melakukan aksi jual untuk sesi ke-12 beruntun, hari ini melepas saham senilai 585 miliar won. Investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 200 miliar won dan 289 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 5,7 persen dan 8,41 persen. Saham Samsung SDI meroket 18,31 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Hyundai Mobis, dan Kia Motors masing-masing melambung 7,89 persen, 8,91 persen, dan 7,1 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver melonjak 6,94 persen, sedangkan saham Kakao meningkat 11,57 persen.

Saham maskapai penerbangan Korean Air dan Asiana Airlines masing-masing meroket 12,13 persen dan 20,48 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 39,20 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.246,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo di Jepang tutup sehubungan berlangsungnya perayaan Hari Ekuinoks Musim Semi. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melambung 4,41 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 33,70 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 4.816,60. Di Asia Tengara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 43,49 poin, atau sekitar 1,61 persen, menjadi 2.745,62. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 1.073 poin, atau sekitar 4,94 persen, menjadi 22.782,13.