Wall Street Alami Rebound

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street mengalami rebound pada Selasa (17/3/2020) setelah diliputi keterpurukan pada sesi sebelumnya.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, meningkat 1.048,86 poin, atau sekitar 5,2 persen, menjadi 21.237,38. Indeks S&P 500 melonjak 143,06 poin, atau sekitar 6 persen, menjadi 2.529,19. Indeks komposit Nasdaq melambung 430,19 poin, atau sekitar 6,23 persen, menjadi 7.334,78.

Para investor optimis terhadap kebijakan stimulus yang dikeluarkan pemerintah AS di tengah merebaknya penyebaran virus Corona (COVID-19). Federal Reserve dikabarkan akan membeli utang jangka pendek korporasi dalam upaya mengurangi beban sektor bisnis di tengah terpaan krisis.

Indeks volatiltias CBOE yang merupakan indikator tingkat kekhawatiran di pasar modal turun 8,2 persen menjadi 75,91.

Seluruh 11 sektor utama S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor utilitas melambung 10 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat setelah Departemen Perdagangan AS merilis laporan yang menyebutkan bahwa penjualan ritel turun 0,5 persen pada Februari sebagai dampak penyebaran COVID-19. Harga emas untuk pengiriman April 2020 melambung US$39,3, atau sekitar 2,64 persen, menjadi US$1.525,8 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS melonjak 1,56 persen menjadi 99,60.

Bursa saham Eropa mengalami rebound pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa melambung 2,26 persen, berkat paket stimulus senilai 200 miliar euro yang diluncurkan pemerintah Spanyol.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melambung 143,82 poin, atau sekitar 2,79 persen, menjadi 5.294,90. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 196,85 poin, atau sekitar 2,25 persen, menjadi 8.939,10.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meroket 391,30 poin, atau sekitar 6,41 persen, menjadi 6.498,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 110,32 poin, atau sekitar 2,84 persen, menjadi 3.991,78.

Nilai tukar pound sterling melemah 2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2029 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,0993 euro per pound.