Wall Street Menguat Empat Sesi Beruntun

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat untuk sesi keempat beruntun pada Kamis (6/2/2020) setelah pemerintah Tiongkok mengumumkan reduksi tarif tambahan yang berlaku sejak tahun lalu terhadap 1.700 produk yang diimpor dari Amerika Serikat, sesuai dengan komitmen kesepakatan dagang fase pertama dengan AS.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 88,92 poin, atau sekitar 0,3 persen, menjadi 29.379,77. Indeks S&P 500 meningkat 11,09 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 3.345,78. Indeks komposit Nasdaq menguat 63,47 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 9.572,15.

Ketiga angka indeks berakhir di angka penutupan rekor baru.

Selain reduksi tarif oleh Tiongkok, penguatan Wall Street juga dipengaruhi penurunan jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran ke tingkat terendah dalam sembilan bulan terakhir.

Indeks sektor layanan komunikasi dan teknologi S&P 500 memimpin penguatan yang terjadi, sedangkan indeks sektor energi turun.

Saham perusahaan media sosial Twitter meroket 15 persen setelah melaporkan pendapatan kuartalan sebesar US$1 miliar.

Saham perusahaan semikonduktor Qualcommm turun 0,3 persen setelah mengindikasikan penyebaran virus Corona akan berpengaruh terhadap kinerja industri ponsel pintar. Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona mencapai 638 orang, termasuk satu korban meninggal di Hong Kong dan Filipina, dengan total jumlah kasus penularan mencapai 29.274 kasus.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik untuk sesi kedua beruntun pada Kamis. Harga emas untuk pengiriman April 2020 naik US$7,2, atau sekitar 0,46 persen, menjadi US$1.570 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,19 persen menjadi 98,49.

Bursa saham Eropa diliputi sentimen positif pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen menjadi 425,49 yang merupakan angka rekor, setelah pemerintah Tiongkok mengumumkan reduksi tarif.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 22,31 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 7.504,79. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 96,49 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 13.574,82.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 93,50 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 9.811,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 52,78 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 6.038,18.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2933 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1784 euro per pound.