Kekhawatiran Penyebaran COVID-19 Picu Pelemahan Wall Street

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (21/2/2020) dipicu kekhawatiran terus berlanjutnya epidemi yang ditimbulkan virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 227,57 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 28.992,41. Indeks S&P 500 merosot 35,48 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 3.337,75. Indeks komposit Nasdaq anjlok 174,38 poin, atau sekitar 1,79 persen, menjadi 9.576,59.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing anjlok 1,4 persen, 1,3 persen, dan 1,6 persen, penurunan mingguan tertajam dalam tiga pekan terakhir.

Jumlah korban meninggal dunia akibat COVID-19 telah mencapai 2.252 orang, dengan empat korban meninggal di Iran, dua korban meninggal di kapal pesiar Diamond Princess, Korea Selatan, dan Hong Kong, serta satu korban meninggal di Italia, Jepang, Taiwan, Perancis, dan Filipina.

Jumlah kasus penyebaran COVID-19 secara global mencapai 77.286 kasus. Kasus penularan di Korea Selatan dan Jepang masing-masing mencapai 209 dan 109 kasus.

Saham perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, Microsoft, Apple, dan Amazon, mengalami penurunan. Indeks sektor teknologi S&P 500 terjun 2,3 persen, sedangkan indeks Philadelphia Semiconductor terjun 3 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik setelah data terbaru menunjukkan aktivitas bisnis di AS berkontraksi pada Februari, untuk pertama kalinya terjadi dalam empat tahun terakhir.

Harga emas untuk pengiriman April 2020 naik US$28,3, atau sekitar 1,75 persen, menjadi US$1.648,8 per ons.

Naiknya harga emas berjangka juga didukung pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,58 persen menjadi 99,28.

Bursa saham Eropa mengalami pelemahan pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,5 persen, dipicu kekhawatiran penyebaran COVID-19 dan kontraksi yang dialami aktivitas bisnis di AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 32,72 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 7.403,92. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 84,67 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 13.579,33.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 44,80 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 9.886,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 32,58 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.029,72.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,7 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2966 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1982 euro per pound.