19 Emiten Tak Mampu Bayar Biaya Pencatatan Tahunan

foto : ilustrasi (ist)

 

Pasardana.id - Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 19 emiten yang belum membayar annual listing fee (ALF) atau biaya pencatatan tahunan 2020.

Karena belum membayar kewajiban tersebut hingga 15 Februari, maka 19 emiten tersebut dihentikan perdagangan efeknya sementara (suspend) mulai perdagangan sesi 1 tanggal 17 Februari 2020.

Dari 19 emiten itu, terdapat tujuh emiten yang statusnya aktif, yakni; PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) dan PT Siwani Makmur Tbk (SIMA).

Sedangkan 12 emiten lainnya diperpanjang masa suspend-nya, yaitu; PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Cakra Mineral Tbk (CKRA), PT Golden Plantation Tbk (GOLL), PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX), PT Hotel Mandarine Regency tbk (HOME), PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI), PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), PT Hanson Internasional Tbk (MYRX), PT SMR Utama Tbk (SMRU), PT Sugih Energy Tbk (SUGI) dan PT Triwira Insalestari Tbk (TRIL).