Sesi 1, IHSG Ditutup Melemah 3,40 Poin ke Level 5.868,548

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Pada penutupan perdagangan saham Sesi 1 di Bursa Efek Indonesia, Jumat (14/20 siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 3,40 poin atau 0,058% ke level 5.868,548.

Terdapat 140 saham menguat, 199 saham melemah, dan 137 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,89 triliun dari 2,86 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Rincinya, sebanyak lima sektor saham masuk ke zona hijau, sementara lima sektor saham lainnya tergelincir ke zona merah.

Sektor-sektor saham dengan penguatan terbesar adalah; sektor aneka industri yang naik 1,13%, sektor industri dasar naik 1,03% dan sektor manufaktur naik 0,76%.

Sedangkan sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah; sektor infrastruktur yang turun 1,12%, sektor perkebunan turun 0,53% dan sektor keuangan turun 0,44%.

Adapun investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 101,08 miliar di seluruh pasar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing, adalah; PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 308,6 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 57,4 miliar dan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) Rp 34,8 miliar.

Sementara itu, Indeks LQ45 tercatat naik 0,92 poin atau 0,1% menjadi 955,13, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,62 poin atau 0,4% ke 620,04, indeks IDX30 naik 0,88 poin atau 0,2% ke 522,25 dan indeks MNC36 turun 0,78 poin atau 0,2% ke level 334,12.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) kembali ke posisi Rp 13.700 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hingga berita ini diturunkan, pada Jumat (14/2) siang, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di level Rp 13.707 per dolar AS.

Dengan demikian, Rupiah di kurs tengah BI tersebut melemah 0,20% dibanding posisi di hari sebelumnya (13/2), yang ada di posisi Rp 13.679 per dolar AS.