Wall Street Menguat, Ketiga Indeks Utama Rekor

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Rabu (12/2/2020) dengan ketiga indeks utama perdagangan saham Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di angka rekor baru.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average naik 275,08 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 29.551,42. Indeks S&P 500 meningkat 21,70 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 3.379,45. Indeks komposit Nasdaq menguat 87,02 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 9.725,96.

Sebagian besar saham yang tergabung dalam Dow Jones menguat, dengan saham UnitedHealth Group dan Nike masing-masing melambung 4,36 persen dan 2,98 persen.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, 10 berakhir di teritori positif. Indeks sektor energi melonjak 1,36 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan pada Rabu, dengan harga emas untuk pengiriman April 2020 naik 0,1 persen menjadi US$1.571,60 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS naik 0,32 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen menjadi 431,16, dipicu melambungnya saham Kering yang merupakan pemilik brand Gucci sebesar 6,3 persen.

Saham Kering melambung usai melaporkan perolehan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi meski penjualan di Tiongkok terhambat penyebaran virus Corona. Saham perusahaan lainnya yang juga bergerak di penjualan barang mewah juga meningkat secara signifikan, dengan saham LVMH, Christian Dior, Hugo Boss, dan Burberry melonjak antara 1 sampai 3 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 34,93 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 7.534,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 121,94 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 13.749,78.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 57,80 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi menjadi 9.940,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 49,98 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 6.104,73.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2973 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,4 persen menjadi 1,1917 euro per pound.