Wall Street Diliputi Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street diliputi pelemahan pada Jumat (31/1/2020) dipicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia akibat penyebaran virus Corona yang telah menewaskan lebih dari 200 orang di Tiongkok.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, terjun 603,41 poin, atau sekitar 2,09 persen, menjadi 28.256,03. Indeks S&P 500 anjlok 58,14 poin, atau sekitar 1,77 persen, menjadi 3.225,52. Indeks komposit Nasdaq turun 148 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 9.150,94.

Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona telah mencapai 258 orang sampai saat ini, dengan jumlah kasus penularan mencapai 11.039 kasus. Penyebaran virus Corona telah mencapai Kalifornia, Amerika Serikat, dan juga Inggris serta Spanyol.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan, dengan harga emas untuk pengiriman Februari 2020 turun 0,1 persen menjadi US$1.587,90 per ons. Penurunan harga emas berjangka terbatasi melemahnya nilai tukar dolar AS dengan indeks dolar AS turun 0,49 persen.

Bursa saham Eropa diwarnai pelemahan pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,1 persen, dipicu kekhawatiran dampak penyebaran virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi dunia.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, anjlok 95,95 poin, atau sekitar 1,30 persen, menjadi 7.286,01. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, terjun 175,15 poin, atau sekitar 1,33 persen, menjadi 12.981,97.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 110 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 9.367,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, turun 65,43 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 5.806,34.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3141 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1895 euro per pound.