Saham|emiten|Bursa Efek Indonesia|aksi korporasi|Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG )|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

istimewa
Pasardana.id - Riset harian Kiwoom Sekuritas memperkirakan, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali bergerak turun hari ini.
Beberapa faktor mendasari prediksi ini, antara lain; Dow Jones naik 72.8 poin ditutup pada level tertinggi baru 21,963.9 didukung kinerja keuangan korporasi. Harga minyak turun dibawah level US$ 49 per barrel seiring laporan kenaikan produksi OPEC.
Adapun bursa regional diperdagangkan mixed pagi ini belum dapat memberi dukungan terhadap perdagangan IHSG.
Sebelumnya, aksi jual investor asing memicu koreksi IHSG setelah beberapa hari perdagangan terakhir ditutup tepat pada garis diagonal resisten kuat. Penurunan IHSG dibawah level terendah sebelumnya pada 5,765 berpotensi memicu koreksi pasar.
Menyikapi beberapa kondisi diatas, kami memperkirakan IHSG kembali bergerak turun hari ini," sebut analis Kiwoom Sekuritas, yang dilansir dari laman resminya, Rabu (02/8/2017).
Sementara itu, beberapa aksi korporasi dari para emiten juga perlu dicermati pelaku pasar, antara lain;
ADHI - Pengelolaan air bersih
PT Adhi Karya (ADHI) menargetkan kepemilikan minimal 51% saham perusahaan
patungan (joint venture/JV) pengelolaan air bersih yang dibentuk bersama
dengan perusahaan air minum asal Korea, K-Water. Saat ini perseroan tengah
membahas komposisi pemegang saham atas perusahaan patungan ini yang
ditargetkan selesai tahun ini.
Perusahaan patungan tersebut direncanakan memulai proyek pertama pengolahan air bersih di Banten dengan nilai investasi sebesar Rp 4 Triliun. Selain bisnis air bersih, ADHI berencana memasuki lini bisnis baru penyewaan pipa untuk industri minyak dan gas.
WSKT - Kredit modal kerja anak perusahaan
PT Waskita Karya (WSKT) memberi pinjaman senilai Rp 560 Miliar kepada PT
Sriwijaya Markmore Persada (SMP). SMP merupakan anak perusahaan PT Waskita
Toll Road (WTR) yang mengelola ruas tol Kayuagung-Palembang-Betung. Dana
pinjaman tersebut akan digunakan SMP untuk modal kerja.
MAPI - Penurunan pertumbuhan SSSG
PT Mitra Adiperkasa (MAPI) membukukan pertumbuhan penjualan pada toko yang
sama (same store sales growth/SSSG) sebesar 4%Yoy tahun ini, melambat dari
6%Yoy pada 1H 2016 lalu. Secara keseluruhan pertumbuhan SSSG ditopang oleh
kenaikan 8%Yoy pada segmen specialty store.
Segmen food & beverage hanya tumbuh 1%Yoy, segmen department store mengalami penurunan 1%Yoy, dan segmen lain-lain turun 3%Yoy. MAPI membukukan kenaikan laba bersih sebesar 278%Yoy menjadi Rp 175 Miliar ditopang kenaikan pendapatan sebesar 15.8%Yoy menjadi Rp 7.71 Triliun.
SMRA - Persiapkan ruko di Karawang
PT Summarecon Agung (SMRA) berencana masuk tahap pengembangan proyek komersial
melalui proyek rumah toko (ruko) di kawasan Summarecon Emerald Karawang (Jawa
Barat) setelah setahun terakhir mengembangkan residensial.
Menurut desain akan ada 84 unit ruko di Summarecon Emerald Karawang namun pada tahap pertama akan diluncurkan 42 unit ruko pada 12 Agustus. Summarecon Emerald Karawang merupakan kota mandiri kelima yang dikembangkan SMRA sejak tahun 2016.