IHSG|analisa market|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

foto: istimewa
Pasardana.id Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, Bursa regional mengalami koreksi dengan Nikkei225 turun 1.8%, Kospi turun 0.9%, dan AORD turun 0.6%.
Bursa Eropa mengalami teknikal rebound namun Dow Jones ditutup turun 1.4% semalam (27/3) dipicu penurunan saham Microsoft. EIDO turun 1.8% pada level 26.5.
Sebelumnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami teknikal rebound namun candlestick membentuk pola dark cloud sehingga berpotensi kembali mengalami koreksi.
Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG bergerak menurun hari ini menjelang libur Jumat Agung dan Paskah, sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Rabu (28/3/2018).
Lebih lanjut, riset Kiwoom juga menyebut beberapa aksi korporasi yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;
BUMI - Restrukturisasi utang
PT Bumi Resources (BUMI) memastikan belum akan ada pembagian dividen untuk
tahun buku 2017 hingga beberapa tahun kedepan sejalan dengan restrukturisasi
utang BUMI. BUMI berupaya melunasi utang lebih cepat, fasilitas trance A dan B
yang merupakan instrumen restrukturisasi BUMI memiliki nilai masing-masing US$
600 Juta. Tranche A diharapkan dapat lunas dalam kurun waktu 21 bulan
sedangkan trance B ditargetkan selesai sekitar dua tahun.
Manajemen BUMI mengungkapkan pelunasan akan lebih cepat dengan catatan harga batubara masih diatas US$ 70 per ton. Tahun ini BUMI menargetkan produksi batubara meningkat 10% dibandingkan realisasi produksi tahun lalu sebesar 84 juta ton.
GGRM - Kinerja FY 2017
PT Gudang Garam (GGRM) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 16.1%Yoy
menjadi Rp 7.75 Triliun tahun lalu Vs Rp 6.68 Triliun tahun 2016. Pendapatan
GGRM naik 9.2%Yoy menjadi Rp 83.3 Triliun tahun lalu. GGRM membukukan kenaikan
laba operasi sebesar 11%Yoy menjadi Rp 11.24 Triliun tahun lalu. Naiknya
kinerja laba bersih dipicu penurunan beban bunga sebesar 32.8%Yoy menjadi Rp
800.7 Miliar tahun lalu Vs Rp 1.19 Triliun pada tahun 2016.
**JSMR & WSKT - Rencana divestasi ruas tol
**PT Jasa Marga (JSMR) dan PT Waskita Karya (WSKT) berencana melakukan
divestasi atas 6 ruas tol Trans Jawa melalui skema reksa dana penyertaan
terbatas (RDPT) dengan target perolehan dana mencapai Rp 8 Triliun. Untuk RDPT
WSKT telah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas
ruas tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo.
Untuk RDPT JSMR masih dalam proses di OJK untuk mendapat pernyataan efektif atas ruas tol Batang-Semarang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono. WSKT menargetkan perolehan dana penjualan RDPT senilai Rp 5 Triliun sedangkan JSMR menargetkan penjualan RDPT senilai Rp 3 Triliun
KIJA - Kinerja FY 2017
PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) membukukan penurunan laba bersih 2017
sebesar 80.6% menjadi Rp 84.86 Miliar Vs Rp 436.6 Miliar pada 2016 lalu.
Pendapatan KIJA naik 2%Yoy menjadi Rp 2.9 Triliun namun beban pokok penjualan
mengalami kenaikan sebesar 26%Yoy menjadi Rp 1.2 Triliun. KIJA membukukan
penurunan laba operasi sebesar 75%Yoy menjadi Rp 130 Miliar tahun lalu.