Sektor Infrastruktur Paling Bearish, IHSG Selasa Ditutup Melemah 2,30 Persen Ke Level 6.023

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini, Selasa (22/12) berakhir melemah di zona merah setelah terkoreksi -2,30%, atau turun -142,335 basis point ke level 6.023,289.

IHSG terpantau bergerak variatif dari batas atas pada level 6.174 hingga batas bawah pada level 6.010, setelah dibuka di level 6.146.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan, dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat  seluruh sektor menjadi sentimen pelemahan yang menyeret IHSG ke zona merah.

Sektor yang paling bearish adalah sektor Infrastruktur yang turun -3,84%. Selain itu yang melemah antara lain; sektor Aneka Industri -0,96%, sektor property -1,92%, sektor Perdagangan -2,84%, sektor Consumer -1,28%, sektor Agri -2,95%, sektor pertambangan -3,39%, sektor Perbankan -2,08%, sektor Industri Dasar -2,56%, dan sektor manufaktur terkoreksi -1,68%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; IPOL yang naik 38 point atau menguat 34,54% ke level 148. Dilanjutkan COCO yang naik 185 point atau menguat 24,83% ke level 930. FPNI menguat 24,76% atau bertambah 52 point ke level 262. VICI menguat 24,59% atau naik 60 point ke level 304. PTDU menguat 24,48% atau naik 180 point ke level 915.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; ATAP turun -13 point atau melemah -6,98% ke level 173. SCNP melemah -6,97% atau koreksi -18 point ke level 240. NIKL terkoreksi -120 point atau melemah -6,97% ke level 1.600. SMBR terpangkas -90 point atau melemah -6,97% ke level 1.200. WIKA melemah -145 point atau turun -6,97% ke level 1.935.

Investor melakuan transaksi sebanyak 1.699.457 kali senilai Rp20,822 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp18,742 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp2,078 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,802 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,189 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp387 miliar.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -3,29% ke level 938,977. Sedangkan JII turun -3,55% ke level 638,304.

Selanjutnya, IDX30 terkoreksi -3,23% ke level 503,984. Sementara IDX80 melemah -3,40% ke level 135,922.