Wall Street Melemah Dipicu Aksi Ambil Untung

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Senin (30/11/2020) dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 271,73 piin, atau sekitar 0,91 persen menjadi 29.638,64. Indeks S&P 500 melorot 16,72 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 3.621,63. Indeka komposit Nasdaq berakhir datar dengan pelemahan tipis 7,11 poin menjadi 12.198,74.

Reli berlangsung di Wall Street dalam beberapa pekan terakhir dipicu optimisme vaksin virus Corona (COVID-19). Vaksin dikabarkan akan mulai didistribusikan di AS sebelum Hari Natal tahun ini.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu optimisme vaksin COVID-19. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 turun 0,4 persen menjadi US$1.780,10 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi melemahnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjad 91,707 yang merupakan level terendah sejak April 2018.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 101,39 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 6.266,19. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 44,52 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 13.291,16.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 113,80 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 8.076,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 79,63 poin, atau sekitar 1,42 persen, menjadi 5.518,55.

Nilai tukar pound sterling menguat 0 1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3335 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1163 euro per pound.