PSP Emiten Force Delisting Siap Siap Diminta Beli Kembali Saham

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menata ulang pengertian dan kewajiban tanggung jawab dari Pemegang Saham Pengendali (PSP) Perusahaan Terbuka.

Hal itu akan tertuang dalam rancangan Peraturan OJK yang akan diluncurkan tahun 2021.  

Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal IA OJK, Luthfi Zain Fuady mengatakan, PSP kedepan tidak hanya diminta sebatas tanggung jawab terkait setoran modal tapi juga tanggung jawab terkait kesalahan manajemen yang disebabkannya.

“Memang ada dua isu yakni Legal dan teknikal. Dalam UU PT memang tanggung jawab Pemodal hanya sebatas setoran modal, tapi dalam UU itu juga memungkinkan diminta tanggung jika terdapat kesalahan yang disebabkan intervensi pemodal, pada tahap awal PSP dulu,“ kata dia dalam media Gathering Pasar Modal, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Ia menambahkan, hal itu sejalan dengan banyaknya emiten yang sudah di depak dari pencatatan perdagangan (force delisting) di Bursa Efek Indonesia.

Walau sudah bukan emiten, tapi masih menjadi Perusahaan Terbuka.

“Nah, sedang dipikirkan apakah Perusahaan Terbuka itu wajib membeli kembali saham (buy back) di masyarakat, tapi jika perusahannya tidak memilki dana, maka PSP-nya juga bisa diminta untuk membeli buy back,” kata dia.

Menurut Luthfi, rencana itu sejalan dengan peningkatan perlindungan terhadap investor ritel dan meningkatan tanggung jawab dari PSP.