Sembilan Sektor Ditutup Melemah, IHSG Awal Pekan Terkoreksi 3,0 Persen ke Level 5.612

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan ini, Senin (30/11) berakhir melemah di zona merah setelah terkoreksi -2,95%, atau turun -170,920 basis point ke level 5.612,415.

IHSG terpantau bergerak dari batas atas pada level 5.798 hingga batas bawah pada level 5.563, setelah dibuka di level 5.779.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat  sebanyak 9 sektor menjadi sentimen pelemahan yang menyeret IHSG ke zona merah.

Sektor yang melemah antara lain; sektor Perbankan -3,30%, sektor pertambangan -0,20%, sektor Perdagangan -2,32%, sektor property terkoreksi -1,61%, sektor Consumer -2,60%, sektor manufaktur -3,00%, sektor Industri Dasar -3,22%, sektor Infrastruktur -4,99%, dan sektor Aneka Industri terkoreksi -3,91%.

Sementara itu, sektor yang masih menguat yaitu sektor Agri dengan naik 2,20%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; TOBA yang naik 94 point atau menguat 23,50% ke level 494. Dilanjutkan HRUM yang naik 490 point atau menguat 21,39% ke level 2.780. YPAS menguat 16,66% atau bertambah 66 point ke level 462. CLAY menguat 16,55% atau naik 240 point ke level 1.690. FIRE menguat 16,06% atau naik 62 point ke level 448.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; CSAP turun -26 point atau melemah -6,98% ke level 346. LPPF melemah -6,98% atau koreksi -95 point ke level 1.265. UNTR terkoreksi -1.725 point atau melemah -6,97% ke level 23.000. INKP terpangkas -650 point atau melemah -6,97% ke level 8.675. BBSS melemah -8 point atau turun -6,95% ke level 107.

Investor melakuan transaksi sebanyak 1.690.583 kali senilai Rp32,839 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp32,025 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp813 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp12,959 triliun dan aksi jual sebesar Rp16,233 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp3,274 triliun.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -3,00% ke level 1.276,486. Sedangkan JII terkoreksi -3,59% ke level 597,802.

Selanjutnya, IDX30 turun -4,22% ke level 478,794. Sementara IDX80 terkoreksi -3,93% ke level 126,714.