Target Investasi Meleset, Jokowi Peringatkan Luhut dan Bahlil Lahadalia

Foto : istimewa

Pasardana.id - Investasi pada kuartal III 2020 untuk tumbuh di bawah minus 5 persen yang menjadi target Presiden Joko Widodo meleset.

Alhasil, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia pun diperingatkan.

Dalam rapat terbatas level menteri yang digelar pada akhir Agustus lalu, Presiden meminta agar kinerja investasi dijaga tak tembus minus 5 persen di kuartal III. 

"Sehingga saya sebetulnya sudah wanti-wanti kepada Kepala BKPM (Bahlil Lahadalia) dan Menko Maritim dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan) agar paling tidak di kuartal III bisa minus di bawah 5, tapi ternyata belum bisa," ujar Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (02/11/2020).

Saat ini, investasi pada kuartal III-2020 terkontraksi hingga minus 6 persen. Meski masih terkontraksi dalam, sebenarnya kinerja investasi kuartal III masih lebih baik ketimbang capaian kuartal II, yang dilaporkan sebesar minus 8,61 persen.

"Jadi investasi kita juga di kuartal III masih minusnya di atas 5. Tapi, nanti kita tunggu hitungan dari BPS. Kurang lebih nanti minus 6," kata Jokowi.

Untuk itu, Jokowi meminta Luhut dan Bahlil meningkatkan investasi pada kuartal IV.

Selain itu, untuk memperbaiki kinerja ekonomi nasional, Jokowi juga meminta seluruh kementerian/lembaga mempercepat realisasi belanja di akhir tahun. 

Ia menjelaskan, kuartal IV adalah kesempatan terakhir untuk memperbaiki kinerja pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2020. Bahkan, Jokowi menargetkan kuartal seluruh roda penggerak ekonomi nasional bisa melaju kencang dan menorehkan hasil positif. 

"Sehingga, belanja, spending, harus menjadi kejar-kejaran kita semuanya," tandas Jokowi.