AirAsia Merugi 851,78 Juta Ringgit

foto: istimewa

Pasardana.id - Maskapai penerbangan Malaysia, AirAsia Group pada Rabu (25/11/2020) melaporkan kerugian sebesar 851,78 Juta ringgit, atau sekitar US$208,4 Juta (Rp2,94 triliun), pada kuartal III 2020.

Kerugian yang dialami, jauh melampaui kerugian yang dialami periode yang sama tahun lalu, yang 'hanya' sebesar 51,4 juta ringgit.

Pendapatan AirAsia pada kuartal III 2020 turun 85,6 persen year-on-year menjadi 442,91 Juta ringgit seiring berlangsungnya pembatasan sosial dalam upaya menghambat penyebaran virus Corona (COVID-19).

Menurut CEO AirAsia, Tony Fernandes, pihaknya tengah mengupayakan penerimaan Danajamin Prihatin Guarantee Scheme dari pemerintah Malaysia untuk mendukung pembiayaan perusahaan.

"Kami juga berusaha untuk memperkuat permodalan melalui rights issue," jelasnya.