Tujuh Sektor Terkoreksi, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah 0,4 Persen ke Level 5.572

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan  ini, Jumat (20/11) berakhir melemah di zona merah setelah terkoreksi -0,40%, atau turun -22,403 basis point ke level 5.571,656.

IHSG terpantau bergerak dari batas atas pada level 5.628 hingga batas bawah pada level 5.563, setelah dibuka di level 5.602.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan dari 10 indeks sektoral yang ada, tercatat  sebanyak 7 sektor menjadi sentimen pelemahan yang menyeret IHSG ke zona merah.

Sektor yang  melemah antara lain; sektor Perbankan -0,64%, sektor pertambangan -1,18%, sektor property terkoreksi -0,77%, sektor Consumer -1,08%, sektor manufaktur -0,26%, sektor Agri -0,11%, dan sektor Perdagangan terkoreksi -0,64%.

Sementara itu, sektor yang menguat yaitu sektor Industri Dasar naik 0,85%, sektor Infrastruktur naik 0,87%, dan sektor Aneka Industri menguat 0,18%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; PPRO yang naik 14 point atau menguat 26,41% ke level 67. Dilanjutkan KONI yang naik 90 point atau menguat 24,72% ke level 454. BOLT menguat 24,54% atau bertambah 135 point ke level 685. AISA menguat 24,34% atau naik 56 point ke level 286. GDST menguat 16,45% atau naik 13 point ke level 92.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; AGII turun -65 point atau melemah -6,98% ke level 865. PGLI melemah -6,97% atau koreksi -18 point ke level 240. DAYA terkoreksi -34 point atau melemah -6,93% ke level 456. ARII terpangkas -35 point atau melemah -6,93% ke level 470. JECC melemah -450 point atau turun -6,92% ke level 6.050.

Investor melakuan transaksi sebanyak 1.021.285 kali senilai Rp12,273 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp10,219 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp2,053 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,961 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,283 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp322 miliar.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah -0,25% ke level 884,897. Sedangkan JII terkoreksi -0,10% ke level 593,683.

Selanjutnya, IDX30 turun -0,15% ke level 481,630. Sementara IDX80 terkoreksi -0,25% ke level 126,239.