Wall Street Melemah Dipicu Tingginya Kasus Baru COVID-19 di AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (18/11/2020) dipicu tingginya jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, merosot 344,93 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 29.438,42. Indeks S&P 500 merosot 41,74 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 3.567,79. Indeks komposit Nasdaq melemah 97,74 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 11.801,60.

Seluruh 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif, dengan indeks sektor energi terjun 2,88 persen.

Jumlah kasus baru COVID-19 di AS mencapai sekitar 160.000 kasus per hari sejak awal pekan ini.

Pemerintah negara bagian New York dan Kentucky telah memerintahkan penutupan kembali sekolah-sekolah sebagai upaya menghambat penularan COVID-1.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun setelah perusahaan farmasi Pfizer mengabarkan bahwa dalam uji klinis akhir vaksin COVID-19 yang dikembangkannya memiliki tingkat keefektifan 95 persen.

Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 turun 0,7 persen menjadi US$1.872,10 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen, dipicu kabar positif vaksin COVID-19 Moderna.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 19,91 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 6.385,24. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 68,42 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 13.201,89.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 47,20 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 7.981,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 28,45 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 5.511,45.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3307 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,4 persen menjadi 1,1214 euro per pound.