Wall Street Menguat DIpicu Kabar Vaksin Moderna

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (16/11/2020) dipicu kabar keberhasilan perusahaan bioteknologi Moderna dalam menciptakan vaksin yang memiliki tingkat keefektifan 94,5 persen mencegah COVID-19.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melonjak 470,63 poin, atau sekitar 1,6 persen, menjadi 29.950,44. Indeks S&P 500 meningkat 41,76 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 3.626,91. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing berakhir di angka rekor.

Indeks komposit Nasdaq naik 94,84 poin, atau sekitar 0,8 persen, menjadi 11.924,13.

Menurut pihak Moderna, sebanyak 60 juta dosis vaksin dapat tersedia pada akhir tahun ini. Produksi masal vaksin kemungkinan terjadi pada 2021.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya indeks sektor kesehatan yang berakhir di teritori negatif. Indeks sektor energi memimpin penguatan yang berlangsung dipicu rebound harga minyak dunia.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 naik 0,1 persen menjadi US$1.887,80 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 92,66.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa melonjak 1,3 persen, dipicu kabar keefektifan vaksin buatan Moderna.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 104,90 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 6.421,29. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 61,89 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 13.138,61.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melambung 202,50 poin, atau sekitar 2,60 persen, menjadi 7.986,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 91,32 poin, atau sekitar 1,70 persen, menjadi 5.471,48.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3190 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,1132 euro per pound.