GIAA Tambah Utang Rp1 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Garuda Indonesia Tbk (IDX: GIAA) memperoleh kredit modal kerja sebesar Rp1 triliun dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Pinjaman dengan tenor satu tahun ini merupakan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE).

Berdasarkan keterangan resmi emiten penerbangan BUMN itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (09/10/2020) bahwa pinjaman yang diperoleh pada tanggal 6 Oktober 2020 itu, sebagai bentuk penugasan LPEI untuk mendukung industri penerbangan Indonesia.

“Pinjaman tersebut dapat mendukung aktifitas ekspor jasa perseroan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” tulis manajemen GIAA.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2020, GIAA mencatatkan utang obligasi senilai USD490,59 juta dan pinjaman jangka pendek senilai USD817,43 juta.

Bahkan, GIAA telah berhasil merayu pemegang Global Sukuk senilai USD500 juta untuk memperpanjang masa jatuh tempo menjadi tiga tahun mendatang.

Sebelumnya, surat utang itu jatuh tempo tanggal 3 Juni 2020 silam.