ANALIS MARKET (27/10/2020) : Pasar Diperkirakan Mixed Cenderung Melemah Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;

1.Meski meningkat, utang pemerintah dinilai masih dalam batas aman karena sebagian besar utang adalah hasil penjualan surat berharga negara (SBN) dengan mayoritas pembeli dari dalam negeri. Menkeu mengatakan, rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 38,5% pada 2020 dan diperkirakan menembus 41,8% dari PDB pada 2021. Jumlahnya meningkat dibanding 2019 yang masih 30,5% terhadap PDB. Sri Mulyani juga mengatakan, tren utang asing berangsur-angsur terus menurun dan saat ini di bawah 30% dari utang pemerintah Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, posisi utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 5.756,87 triliun per September 2020, dengan rasio utang terhadap PDB (debt to GDP ratio) mencapai 36,4% dari PDB. Utang ini naik sekitar 22,5% dibanding posisi per September 2019 Rp 4.700,28 triliun.

2.Ant Group, unit usaha keuangan dari raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba, pada Senin (26/10) menyatakan berencana meraup US$ 34,5 miliar dalam listing bersama di Asia. Penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) tersebut menjadikannya pencatatan terbesar dalam sejarah.

3.Diperdagangan Selasa (27/10) pagi ini, indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah sebesar 0,69% dan 0,26%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat menguat bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,15%, 0,12% dan 0,12%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Selasa (27/10/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.