Indeks Kospi Turun 0,72 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 16,90 poin, atau sekitar 0,72 persen, pada Senin (26/10/2020), menjadi 2.343,91. Volume perdagangan moderat mencapai 803 juta saham senilai 11,29 triliun won atau sekitar US$10 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 759 berbanding 119.

Angka indeks melorot dipicu kekhawatiran penyebaran virus Corona (COVID-19). Pada Minggu (25/10/2020), jumlah kasus baru COVID-19 secara global mencapai 404.793 kasus.

Di Korea Selatan, jumlah kasus baru COVID-19 mencapai 119 kasus dalam 24 jam terakhir, jumlah tertinggi sejak 23 Oktober.

“Tingginya jumlah kasus baru COVID-19 di Amerika Serikat dan Eropa mencuatkan kekhawatiran berlangsungnya kembali lockdown,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 118,8 miliar won dan 110,7 miliar won, sedangkan investor institusi meraup saham senilai 244,7 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,33 persen. Chairman Samsung Electronics yang juga merupakan orang terkaya di Korea Selatan, Lee Kun-Hee, tutup usia pada Minggu.

Saham SK Hynix melorot 0,83 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing anjlok 1,75 persen dan 3,09 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing turun 0,62 persen dan 1,65 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melemah 0,94 persen, sementara saham Celltrion tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 2,69 persen usai melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 2,3 persen pada kuartal III 2020.

Nilai tukar won menguat ke level tertinggi sejak 19 bulan terakhir terhadap dolar AS, naik 5,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.127,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi kekhawatiran penyebaran COVID-19 hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang bergerak naik terbatas 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 11,40 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 6.155,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Filipina dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,88 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 3.251,12. Bursa Efek Hong Kong tutup hari ini sehubungan berlangsungnya perayaan Festival Chung Yeung.