Maersk Berhentikan 2.000 Karyawan

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan pengapalan Maersk pada Selasa (13/10/2020) mengumumkan rencana pemberhentian 2.000 karyawan sebagai dampak reorganisasi yang dilakukan. Pemberhentian yang dilakukan akan mempengaruhi aktivitas yang berhubungan dengan kapal kontainer.

Seperti dilaporkan Xinhua, kabar pemberhentian karyawan dilakukan seiring Maersk mengungkap peningkatan terget perolehan laba 2020.

Sebelumnya perusahaan yang berpusat di Kopenhagen, Denmark tersebut hanya menargetkan perolehan laba sekitar US$6 sampai 7 miliar tahun ini. Namun seiring meningkatnya bisnis di Tiongkok, perkiraan perolehan laba tahunan bergerak naik.

“Kami melihat potensi pertumbuhan bisnis di Tiongkok seiring membaiknya kondisi perekonomian di negara tersebut yang membuat permintaan akan produk asing semakin tinggi,” jelas Jens Eskelund, managing director Maersk China.

Total karyawan Maersk saat ini mencapai 80.000 orang di seluruh dunia.