Indeks Nikkei Naik 0,11 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, naik 24,95 poin, atau sekitar 0,11 persen, pada Rabu (14/10/2020), menjadi 23.626,73. Indeks Topix sebaliknya melemah, turun 0,32 persen menjadi 1.643,90.

Seperti dilansir Reuters, indeks Nikkei sempat melemah di awal sesi perdagangan mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu kekhawatiran terhambatnya pengembangan vaksin virus Corona (COVID-19) oleh Johnson & Johnson dan Eli Lily & Co.

Para investor juga terpengaruh kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat Nancy Pelosi menolak proposal paket stimulus yang hanya bernilai US$1,8 triliun, atau sekitar Rp26.615 triliun, yang ditawarkan Gedung Putih karena jauh di bawah kebutuhan untuk mengatasi resesi.

Angka indeks pada akhirnya menguat dan berakhir di teritori positif berkat pembelian exchange-traded fund yang dilakukan Bank of Japan.

Pelemahan saham Apple usai peluncuran iPhone 12 akibat aksi ambil untung yang dilakukan para investor menyebabkan saham perusahaan Jepang yang memasok suku cadang Apple merosot. Saham TDK Corporation dan Taiyo Yuden masing-masing turun 0,08 persen dan 0,27 persen.

Saham maskapai penerbangan ANA Holdings terjun 4,59 persen setelah melaporkan rencana pemangkasan gaji seluruh karyawan sebesar 5 persen. Saham perusahaan baja Nippon Steel tergelincir 3,82 persen usai mengumumkan akan menjual dua pabrik di AS dalam upaya mempercepat proses reorganisasi di luar Jepang.

Saham perusahaan keuangan Sumitomo Mitsui Financial Group dan Mitsubishi UFJ Financial Group masing-masing anjlok 1,71 persen dan 1,01 persen. Di sisi lain, saham perusahaan semikonduktor Tokyo Electron dan Lasertec masing-masing naik 2,6 persen dan 0,1 persen.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 105,35 yen per dolar AS.