Wall Street Melemah Dipicu Penurunan Saham Sektor Pariwisata

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (24/1/2020) dipicu penurunan yang dialami saham perusahaan-perusahaan dengan bisnis yang berkaitan dengan perjalanan wisata seiring merebaknya penyebaran virus Corona di dunia.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 170,36 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 28.989,73. Indeks S&P 500 merosot 30,07 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 3.295,47. Indeks komposit Nasdaq melemah 87,57 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 9.314,91.

Saham maskapai penerbangan American Airlines dan United Airlines masing-masing anjlok 3 persen. Saham perusahaan penyedia layanan kapal pesiar Norwegian Cruise Line Holdings terjun 4,09 persen, sedangkan saham perusahaan operator sanggraloka Wynn Resorts melemah 3,13 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan pada Jumat, dengan harga emas untuk pengiriman Februari 2020 naik US$6,5, atau sekitar 0,42 persen, menjadi US$1.571,9 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS naik 0,17 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,9 persen, setelah aktivitas manufaktur di Benua Biru diperkirakan akan mengalami peningkatan tahun ini.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 78,31 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 7.585,98. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melambung 188,26 poin, atau sekitar 1,41 persen, menjadi 13.576,68.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 43,50 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 9.562. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 52,47 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 6.024,26.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3098 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1868 euro per pound.