Indeks Nikkei Merosot 0,98 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 235,91 poin, atau sekitar 0,98 persen, pada Kamis (23/1/2020), menjadi 23.795,44 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 10 Januari. Indeks Topix juga melemah, turun 0,78 persen menjadi 1.730,50.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Nikkei merosot setelah kekhawatiran akan semakin parahnya penyebaran virus Corona di Tiongkok mencuat. Sampai Rabu (22/1/2020), jumlah kematian akibat virus Corona mencapai 17 orang dan sekitar 600 orang telah terinfeksi.

Para investor mengkhawatirkan penyebaran virus Corona dapat berdampak buruk terhadap pasar keuangan dunia seperti yang terjadi saat wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) melanda Tiongkok pada 2002 dan 2003 lalu. Saat itu, SARS menyebabkan kematian sekitar 800 orang.

Saham Rakuten Inc terjun 3,80 persen hari ini setelah regulator antitrust Jepang dikabarkan akan melakukan investigasi terhadap kebijakan pengiriman gratis yang diterapkan perusahaan internet dan e-commerce tersebut.

Saham perusahaan baja Kobe Steel dan jaringan toko kelontong waralaba FamilyMart juga mengalami pelemahan yang signifikan, masing-masing anjlok 3,52 persen dan 3,42 persen.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap yen berada di kisaran 109,53 yen per dolar AS.