Seluruh Indeks Sektoral Merah, IHSG Awal Pekan Ditutup Melemah 47 Point Ke Level 6.245

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan awal pekan ini, Senin (20/01/2020) ditutup di zona merah dengan melemah -46,614 basis point atau terkoreksi -0,74% ke level 6.245,043.

Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.240 hingga batas atas pada level 6.312.

Indeks LQ45 melemah -0,74% ke level 1.022,013. Selanjutnya, IDX30 melemah -0,79% ke level 557,441. Kemudian IDX80 terpantau mengalami koreksi -0,89% ke level 142,993. Sementara itu JII terpantau melemah -0,66% ke level 687,901. 

Seluruh indeks sektoral terpantau melemah antara lain: sektor Manufaktur -0,78%, sektor Consumer -0,77%, sektor Trade -0,63%, sektor Mining  -1,73%, sektor Infrastructure terkoreksi -0,71%, Property -0,96%, sektor Misc-Industry melemah -0,78%, sektor Finance -0,53%, sektor Basic Industry -0,78%, dan sektor Agri -1,40%.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; ZBRA yang naik 25 point atau menguat 34,72% ke level 97. Dilanjutkan AMAR yang naik 90 point atau menguat 25,00% ke level 450. LUCK menguat 24,44% atau bertambah 110 point ke level 560. PICO menguat 22,44% atau naik 275 point ke level 1.500. MYTX menguat 20,00% atau naik 11 point ke level 66.

Adapun saham-saham yang tergolong top losser antara lain; SONA -1.200 point atau melemah -20,00% ke level 4.800. RELI melemah -19,27% atau koreksi -32 point ke level 134. KAYU terkoreksi -17 point atau melemah -19,10% ke level 72. KBLV turun -54 point atau melemah -18,36% ke level 240. SDRA melemah -150 point atau turun -17,64% ke level 700.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 460.210 kali senilai Rp6,600 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp4,727 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,872 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp1,842 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,511 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp669 miliar.