ANALIS MARKET (20/1/2020) : Upaya Pemerintah Mengurangi Defisit Neraca Perdagangan Jadi Sentimen Positif Pergerakan Pasar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, pada penutupan perdagangan Jumat (17/01), IHSG kembali mencatatkan net buy sebesar Rp196 miliar dengan sektor perbankan mencatatkan net buy hingga Rp361 miliar.

ASII ditutup melemah 0,70% walaupun menjadi salah satu top foreign buy dengan nilai transaksi mencapai Rp28,4 miliar.

Investor asing masih mengincar ASII disebabkan oleh keberhasilannya meningkatkan pangsa pasar di tengah menurunnya penjualan mobil domestik.

Di sisi lain, bursa saham Asia ditutup menguat senada dengan IHSG disebabkan oleh data-data ekonomi Tiongkok yang mulai menunjukkan adanya peningkatan seperti pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6% pada 4Q19.

Pelaku pasar berharap Tiongkok meluncurkan stimulus-stimulus pada tahun ini. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah tipis 0,01% ke level 13.645.

Di sisi lain, Dow Jones ditutup menguat 0,17% ke level 29.348. Penguatan ini lantaran peningkatan optimisme pelaku pasar yang dipicu oleh pertumbuhan solid produksi industri dan penjualan ritel Tiongkok pada Desember yang melebihi estimasi konsensus.

Tak hanya Tiongkok, data ekonomi makro Indonesia juga menunjukkan peningkatan.

Di sisi lain, pemerintah terus berupaya untuk mengurangi defisit neraca perdagangan dengan mengubah sejumlah pembangkit berbasis bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas sehingga impor minyak berkurang.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (20/1/2020).