Delapan Indeks Sektoral Terkoreksi, IHSG Ditutup Melemah -42 Point Ke Level 6.283

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (15/01/2020) ditutup di zona merah dengan melemah -42,041 basis point atau terkoreksi -0,66% ke level 6.283,365.

Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.255 hingga batas atas pada level 6.348.

Indeks LQ45 melemah -0,70% ke level 1.025,067. Selanjutnya, IDX30 melemah -0,68% ke level 560,000. Kemudian IDX80 terpantau mengalami koreksi -0,80% ke level 143,662. Sementara itu, JII terpantau melemah -0,49% ke level 693,076. 

Delapan indeks sektoral terpantau mengalami pelemahan dan dua indeks sektoral masih mampu menguat. Sektor yang melemah antara lain: sektor Finance melemah -0,54%, sektor Manufaktur -0,05%, sektor Consumer -0,75%,  Property -1,00%, sektor Trade -0,88%, sektor Infrastructure terkoreksi -1,69%, sektor Mining  -1,77%, dan sektor Agri melemah -2,93%.

Sedangkan dua sektor yang menguat yaitu sektor Basic Industry positif 1,02% dan sektor Misc-Industry positif 0,05%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; TRIN yang naik 140 point atau menguat 70,00% ke level 340. Dilanjutkan KPAL yang naik 56 point atau menguat 35,00% ke level 216. SKYB menguat 35,00% atau bertambah 21 point ke level 81. SDPC menguat 34,88% atau naik 45 point ke level 174. KAYU menguat 34,84% atau naik 23 point ke level 89.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; INDO -63 point atau melemah -25,00% ke level 189. MINA melemah -24,82% atau koreksi -72 point ke level 218. PADI terkoreksi -49 point atau melemah -24,50% ke level 151. PBRX turun -114 point atau melemah -22,35% ke level 396. FIRE melemah -64 point atau turun -21,33% ke level 236.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 504.545 kali senilai Rp7,763 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp6,012 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,751 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,870 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,791triliun. Sehingga investor asing tercatat net buy sebesar Rp79 miliar.