Indeks Kospi Meningkat 0,43 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 9,62 poin, atau sekitar 0,43 persen, pada Selasa (14/1/2020), menjadi 2.238,88. Volume perdagangan mencapai 823 juta saham senilai 7,1 triliun won atau sekitar US$6,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 426 berbanding 390.

Indeks Kospi naik dipicu optimisme penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Senin (13/1/2020) menyatakan bahwa pemerintah AS telah menarik tuduhan manipulator mata uang terhadap Tiongkok.

“Ditariknya tuduhan manipulator mata uang terhadap Tiongkok oleh pemerintah AS memberi pengaruh positif terhadap investor asing,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing melakukan pembelian saham untuk sesi kedelapan beruntun, hari ini meraup saham senilai 262,9 miliar won. Investor ritel membeli saham senilai 132,4 miliar won, sedangkan investor institusi menjual saham senilai 426,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics anjlok 1,25 persen, sedangkan saham Celltrion merosot 0,84 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,87 persen. Saham Kia Motor dan Hyundai Mobis masing-masing meningkat 1,73 persen dan 0,83 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.156,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,60 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 58,50 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 6.962,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 8,75 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 3.106,82. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 123,03 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 28.831,91.