AS Tarik Tuduhan Manipulator Mata Uang terhadap Tiongkok

foto: istimewa

Pasardana.id - Pemerintah Amerika Serikat telah menarik tuduhan manipulator mata uang yang ditujukan terhadap Tiongkok seiring akan berlangsungnya penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama antara kedua negara.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi penuntas perang dagang AS-Tiongkok yang telah berlangsung sejak 2018 lalu.

“Tiongkok telah berkomitmen untuk menghindarkan diri dari praktik devaluasi kompetitif serta mempromosikan transparansi dan akuntabilitas,” kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Senin (13/1/2020), seperti dikutip BBC News.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump kerap kali menuduh pemerintah Tiongkok membiarkan nilai tukar yuan melemah sehingga harga produk Tiongkok murah. Namun tuduhan tersebut telah ditarik dengan nilai tukar yuan terus meningkat sejak Agustus lalu.