Data Pekerjaan AS Mengecewakan, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (10/1/2020) dipicu data pekerjaan Amerika Serikat yang mengecewakan.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 133,13 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 28.823,77. Indeks S&P 500 melemah 9,35 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 3.265,35. Indeks komposit Nasdaq melorot 24,57 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 9.178,86.

Menurut laporan yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada Jumat, jumlah peningkatan pekerjaan pada Desember 2019 hanya mencapai 145.000 pekerjaan, jauh di bawah jumlah peningkatan pekerjaan telah direvisi November 2019 yang mencapai 256.000. Tingkat pengangguran tetap berada di angka 3,5 persen.

Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif. Indeks sektor finansial turun 0,78 persen, sedangkan indeks sektor properti meningkat 0,95 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,1 persen menjadi 97,35.

Bursa saham Eropa diwarnai pelemahan pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa mengalami sedikit penurunan dari hari sebelumnya, dipicu data pekerjaan AS yang mengecewakan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 10,27 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 7.587,85. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 11,75 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 13.483,31.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 8,20 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 9.573,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 5,44 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 6.037,11.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3059 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1765 euro per pound.