IHSG Akhir Pekan Menguat 0,448 Poin Ke Level 6.274,9

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan  ini, Jumat (10/01/2020) ditutup di zona hijau dengan menguat 0,448 basis point ke level 6.274,941.

Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.271 hingga batas atas pada level 6.295.

Indeks LQ45 menguat 0,11% ke level 1.018,013. Selanjutnya, IDX30 positif 0,14% ke level 555,898. Kemudian IDX80 terpantau mengalami peningkatan 0,13% ke level 143,261. Sementara itu JII terpantau mengalami koreksi -0,09% ke level 690,741. 

Lima indeks sektoral terpantau mengalami penguatan dan lima indeks sektoral melemah. Sektor yang menguat antara lain: sektor Finance positif 0,01%, sektor Mining positif 1,54%, sektor Infrastructure naik 0,18%, Property menguat 0,16%, dan sektor Trade meningkat 0,53%.

Sedangkan sektor yang masih melemah yaitu sektor Misc-Industry terkoreksi -0,38%, sektor Consumer melemah -0,32%, sektor Basic Industry -0,69%, sektor Manufaktur -0,45%, dan sektor Agri melemah -0,59%.

Adapun saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; LPLI yang naik 26 point atau menguat 34,66% ke level 101. Dilanjutkan RBMS yang naik 17 point atau menguat 27,86% ke level 78. PORT menguat 24,75% atau bertambah 125 point ke level 630. CSRA menguat 24,52% atau naik 52 point ke level 264. AMAR menguat 24,48% atau naik 72 point ke level 366.

Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; AKSI -165 point atau melemah -20,75% ke level 630. TRUS melemah -20,58% atau koreksi -70 point ke level 270. KARW terkoreksi -10 point atau melemah -16,39% ke level 51. PADI turun -32 point atau melemah -16,00% ke level 168. YULE melemah -40 point atau turun -14,81% ke level 230.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 462.827 kali senilai Rp6,315 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp5,140 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,174 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,152 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,052 triliun. Sehingga investor asing tercatat net buy sebesar Rp95 miliar.