Fitch Rating Indonesia Publikasi Peringkat Nasional BULL di A-(idn) Stabil

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Fitch Rating Indonesia memberikan peringkat kepada PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dalam jangka panjang A-(idn) dengan prospek outlook stabil (B+).

Sebagaimana dilansir dari rilis perseroan, Jumat (20/9/2019) peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang solid dalam industri perkapalan Indonesia, yang didukung oleh peraturan cabotage, hubungan yang kuat dengan pelanggannya - perusahaan minyak nasional PT Pertamina (Persero) (BBB/Stabil), dan proporsi kontrak time-charter yang besar.

Peringkat Nasional di kategori 'A' menunjukkan ekspektasi akan resiko gagal bayar yang relatif rendah terhadap emiten atau surat utang lainnya di Indonesia.

Namun adanya perubahan pada keadaan atau kondisi ekonomi bisa saja mempengaruhi kapasitas untuk membayar secara tepat waktu dibandingkan komitmen keuangan yang ditunjukkan oleh kategori peringkat yang lebih tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong mengaku belum puas dengan rating yang diberikan oleh Fitch. Menurutnya, rating tersebut memiliki peluang untuk meningkat dari sebelumnya seiring dengan adanya penambahan kapal perseroan.

"Perseroan belum puas dengan rating yang diberikan. Tetapi tentu kita harus bisa membuktikan diri kepada Fitch bahwa apa yang kita rencanakan dapat dilaksanakan dan membuahkan hasil," ujar Kevin dalam keterangan tertulisnya.

Perseroan, lanjut Kevin, berencana untuk melakukan permohonan peningkatan rating setelah merealisasikan rencana pembelian kapal yang sudah disusun tahun ini.

"Perseroan percaya dengan adanya penambahan kapal akan mendorong kinerja Perseroan secara eksponensial yang tentunya menjadi pendorong peningkatan rating." tambah Kevin.

Sementara itu, faktor penggerak peringkat visibilitas antara lain berasal dari pendapatan kontrak charter dimana perseroan berhasil memperoleh 75% dari pendapatannya di kuartal pertama 2019.

Perseroan juga telah menandatangani dua kontrak time charter baru di bulan Juli, sehingga diharapkan pendapatan dari kontrak time-charter di akhir tahun ini 90%.