Tetapkan Harga Right Issue Rp2.200, MAYA Akan Raup Rp1 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue sebesar Rp2.200 per lembar.

Hal itu tersaji dalam keterbukaan informasi perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (23/8/2019).

Dijelaskan, dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) XII, emiten perbankan itu melepas sebanyak-banyaknya 455.494.000 Saham Seri B, sehingga total nilai penambahan modal yang tercatat sebanyak-banyaknya Rp1.002.086.800.000.

Adapun setiap pemegang 14 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 04 Oktober 2019 pada penutupan perdagangan saham di bursa, berhak atas 1 satu Saham HMETD, dimana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan Harga Pelaksanaan.

Lebih rinci disebutkan, dalam PUT XII ini tidak terdapat pembeli siaga. Dengan demikian, apabila setelah alokasi pemesanan saham tambahan masih terdapat sisa saham dalam PUT XII ini, maka saham tersebut tidak akan dikeluarkan dari dalam portepel.

Namun demikian, PT Mayapada Karunia selaku Pemegang Saham Utama Perseroan dengan kepemilikan sebesar 26,42% dari total saham menyatakan akan mengambil bagian untuk membeli saham dalam PUT XII ini, dengan jumlah sebanyak-banyaknya 120.320.977 saham pada periode Pelaksanaan HMETD.

Senada dengan itu, JPMCB-Cathay Life Insurance Co Ltd selaku Pemegang Saham Utama Perseroan dengan kepemilikan sebesar 40% dari total saham menyatakan akan mengambil bagian untuk membeli saham dalam PUT XII ini dengan jumlah sebanyak-banyaknya 182.197.621 saham pada periode Pelaksanaan HMETD.

Asal tahu saja, JPMCB-Cathay Life Insurance Co Ltd akan selalu menjaga batasan kepemilikan saham di Perseroan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 56/POJK.03/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Kepemilikan Saham Bank Umum yang mengatur mengenai Batas Maksimum Kepemilikan Saham Bank.