Indeks Nikkei Merosot 1,21 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 249,48 poin, atau sekitar 1,21 persen, pada Kamis (15/8/2019), menjadi 20.405,65. Indeks Topix juga merosot, sebesar 1,04 persen menjadi 1.483,85.

Seperti diwartakan Reuters, indeks Nikkei merosot mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang terpengaruh kekhawatiran berlangsungnya resesi di Amerika Serikat.

Saham perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor mengalami penurunan seiring penguatan nilai tukar yen terhadap dolar AS.

Nilai tukar dolar AS melemah 0,8 persen terhadap yen menjadi 105,91 yen per dolar AS. Saham Toyota Motor Corporation, Honda Motor Company, Panasonic, dan Bridgestone Corporation masing-masing turun 0,9 persen, 1,4 persen, 2,6 persen, dan 1,1 persen.

Saham perusahaan keuangan juga melemah, setelah penurunan tajam imbal hasil obligasi AS memangkas perolehan laba perusahaan-perusahaan tersebut. Saham Mitsubishi UFJ Financial Group, Mizuho Financial Group, dan Dai-ichi Life Holdings masing-masing merosot 1,1 persen, 0,5 persen, dan 1,6 persen.

Saham perusahaan energi melorot seiring turunnya harga minyak dunia yang dipicu mencuatnya kekhawatiran penurunan permintaan terhadap minyak mentah. Saham Idemitsu Kosan Company dan Inpex Corporation masing-masing anjlok 1,9 persen dan 1,8 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan robotika Cyberdyne Inc melambung 4,9 persen setelah melaporkan perolehan laba sebelum pajak yang memuaskan pada periode April sampai Juni 2019 seiring tingginya permintaan terhadap produk robot eksoskeleton.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,8 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 187,80 poin, atau sekitar 2,85 persen, menjadi 6.408,10. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi sentimen negatif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 6,88 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 2.815,80. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 193,18 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 25.495,46.

Bursa Efek Korea di Seoul, Korea Selatan, tutup hari ini sehubungan berlangsungnya Gwangbokjeol.