Indeks Kospi Melonjak 1,35 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 27,81 poin, atau sekitar 1,35 persen, pada Jumat (19/7/2019), menjadi 2.094,36. Volume perdagangan moderat mencapai 386 juta saham senilai 4,1 triliun won atau sekitar US$3,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 661 berbanding 183.

indeks Kospi melonjak dipicu harapan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat. Presiden New York Fed John Williams menyatakan bahwa penurunan suku bunga merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan bank sentral AS tersebut di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

“Sentimen pasar membaik dipicu pernyataan pejabat The Fed,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities. Menurut Seo, indeks Kospi juga terpengaruh membaiknya pasar modal Tiongkok.

Investor institusi dan asing masing-masing membeli saham senilai 335,2 miliar won dan 132,5 miliar won. Sedangkan investor individu menjual saham senilai 459,6 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melonjak 1,52 persen, sedangkan saham SK Hynix melambung 2,81 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan Lotte Chemical masing-masing meningkat 1,54 persen dan 1,44 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion melambung 2,22 persen, sementara saham Samsung BioLogics naik 0,52 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.174,5 won per dolar AS.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 51,20 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 6.700,30. Sentimen positif meliputi bursa saham di Asia Tenggara, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 23,02 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 2.924,20. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 303,74 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 28.765,40.