Indeks Kospi Turun 0,20 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 4,18 poin, atau sekitar 0,20 persen, pada Senin (15/7/2019), menjadi 2.082,48. Volume perdagangan moderat mencapai 455 juta saham senilai 3,6 triliun won atau sekitar US$3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 636 berbanding 185.

Indeks Kospi mengalami penurunan karena para investor berhati-hati jelang dirilisnya data ekonomi terbaru TIongkok. Pertumbuhan ekonomi TIongkok mengalami laju terlambat sejak 1992 pada periode April sampai Juni 2019 di tengah perseteruan negara tersebut dengan Amerika Serikat.

“Pasar saham sedang berada dalam kondisi wait-and-see. Pelemahan yang terjadi hari ini terbatasi harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS,” kata Lee Won, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor individu menjual saham senilai 49,5 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing masing-masing membeli saham senilai 25,5 miliar won dan 13,9 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,32 persen dan saham SK Hynix melambung 2,01 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1,08 persen dan saham Kia Motors merosot 0,23 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing terjun 1,66 persen dan 2,65 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.179,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya perayaan Hari Laut. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen menjadi 526,72.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 43,50 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 6.653. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, TIongkok, naik 11,64 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 2.942,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 83,26 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 28.554,88.