Indeks Kospi Meningkat 0,29 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 6,08 poin, atau sekitar 0,29 persen, pada Jumat (12/7/2019), menjadi 2.086,66. Volume perdagangan moderat mencapai 398 juta saham senilai 3,71 triliun won atau sekitar US$3,14 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 460 berbanding 347.

Indeks Kospi meningkat untuk sesi ketiga beruntun pada Jumat berkat harapan akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat pada akhir bulan ini. “Pasar saham saat ini berada dalam kondisi wait-and-see menantikan pemangkasan suku bunga The Fed,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.   

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,22 persen, sebaliknya saham SK Hynix anjlok 1,06 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver tak berubah dari sesi sebelumnya.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing naik 0,36 persen dan 0,35 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.179,20 won per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum terpengaruh kekhawatiran penurunan ekspor Tiongkok dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 19,60 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 6.696,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 12,79 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 2.930,55. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 39,82 poin, atau sekitar  0,14 persen, menjadi 28.471,62.