Indeks Kospi Melonjak 1,24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 26,07 poin, atau sekitar 1,24 persen, pada Rabu (19/6/2019), menjadi 2.124,78. Untuk pertama kalinya sejak 8 Mei lalu angka indeks melampaui 2.120.

Volume perdagangan mencapai 847,5 juta saham senilai 4,86 triliun won atau sekitar US$4,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 539 berbanding 277.

Indeks Kospi melonjak mengikuti pergerakan saham di Wall Street dipicu optimisme membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok dengan djadwalkan bertemunya Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela-sela pertemuan G-20 di Jepang pekan depan.

“Pasar menyambut baik pertemuan Trump-Xi yang akan meredakan ketagangan AS-Tiongkok. Meningkatnya ekspektasi akan pelonggaran kebijakan moneter juga mendongkrak angka indeks,” jelas Yoon Jung-Seon, analis KB Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 300 miliar won dan 170 miliar won, sedangkan investor individu menjual saham senilai 461,3 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 2,25 persen dan 5,99 persen. Saham perusahaan baja POSCO melonjak 1,04 persen, sedangkan saham Hyundai Steel meningkat 0,96 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing menguat 1,68 persen dan 0,32 persen. Di sisi lain, saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing merosot 0,71 persen dan 1,51 persen, sedangkan saham Hyundai Mobis tidak berubah dari sesi sebelumnya.

Nilai tukar won menguat tajam terhada dolar AS, naik 9,7 won menjadi 1.176,1 won per dolar AS yang merupakan nilai tukar tertinggi sejak 8 Mei lalu.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melambung 1,8 persen, peningkatan harian tertinggi sejak Januari lalu.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 78,10 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 6.648,10. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi sentimen positif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 27,65 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 2.917,80. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 703.37 poin, atau sekitar 2,56 persen, menjadi 28.202,14.