LPCK Bakal Raup Rp2,965 Triliun dari Right Issue

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau right issue sebesar Rp1.495 per lembar saham, dengan melepas sebanyak 1.983.600.000 saham baru, sehingga emiten properti tersebut berpotensi meraup dana sebesar Rp2,965 triliun.

Hal itu terungkap dalam propektus right issue perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (14/6/2019).

Jelasnya, setiap pemegang 100 saham biasa perseroan tanggal 25 Juni 2019 pukul 16.15 WIB mendapatkan 285 saham right issue, dimana satu saham right issue membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp1.495.

Selanjutnya, saham right issue dapat diperdagangkan di bursa  pada tanggal 27 Juni 2019 sampai dengan 28 Juni 2019. Adapun di luar bursa  mulai tanggal 1 Juli 2019 sampai dengan 3 Juli 2019.

Pencatatan Saham Baru hasil pelaksanaan right issue akan dilakukan di BEI pada tanggal 27 Juni 2019.

Untuk diketahui, PT Kemuning Satiatama (KMST) telah menyatakan akan melaksanakan seluruh right issue yang akan dimilikinya sejumlah sebanyak -banyaknya 837.062.099 Saham Baru dan melaksanakan right issue yang dialihkan dari PT Graha Tata Cemerlang Makassar (GTC) sejumlah sebanyak-banyaknya 6.696.500 Saham Baru, PT Lippo Malls Indonesia (LMI) sejumlah sebanyak-banyaknya 54.241.622 Saham Baru, PT Muliasentosa Dinamika (MSD) sejumlah sebanyak-banyaknya 88.868.700 Saham Baru, dan PT Sentra Realtindo Development (SRD) sejumlah sebanyak-banyaknya 91.661.700 Saham Baru dan oleh karenanya akan mengambil bagian seluruh right issue yang dimilikinya sesuai dengan porsi pada tanggal daftar pemegang saham yang berhak untuk memperoleh right issue.

Adapun dana hasil right issue akan digunakan untuk pemberian pinjaman kepada perusahaan asosiasi yaitu PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), yang merupakan pengembang proyek Meikarta, dimana Perseroan memiliki 49,72% saham MSU secara tidak langsung melalui MKCP.