Indeks Kospi Meningkat 0,59 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 12,32 poin, atau sekitar 0,59 persen, pada Selasa (11/6/2019), menjadi 2.111,81. Volume perdagangan moderat mencapai 542 juta saham senilai 4,1 triliun won atau sekitar US$3,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 646 berbanding 183.

Indeks Kospi menguat terpengaruh kabar yang menyebutkan bahwa ekspor Tiongkok mengalami peningkatan pada bulan Mei lalu. Selain itu, para investor juga menyambut baik rencana pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan belanja infrastruktur yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi Negeri Panda.

“Positifnya kabar seputar Tiongkok mendongkrak indeks Kospi,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing membeli saham senilai 68,4 miliar won dan 203,2 miliar won, sedangkan investor individu menjual saham senilai 266,1 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,11 persen untuk memperpanjang penguatan  menjadi empat sesi beruntun. Saham LG Electronics melambung 6,03 persen dan saham SK Hynix meningkat 0,6 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,35 persen, sedangkan saham Kia Motors sebaliknya turun 0,47 persen.

Saham maskapai penerbangan Korean Air turun 0,5 persen dan saham Hanjin KAL terjun 2,65 persen setelah Emily Cho kembali masuk dalam manajemen perusahaan. Cho setahun lalu terpaksa mengundurkan diri akibat tekanan publik setelah ia menyiramkan air terhadap karyawan perusahaan lain dalam sebuah pertemuan bisnis.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.180,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melambung 102,40 poin, atau sekitar 1,59 persen, menjadi 6.546,39. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Filipina, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 73,59 poin, atau sekitar 2,58 persen, menjadi 2.925,72. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 210,70 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 27.789,34.