Indeks Nikkei Merosot 0,93 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 200,46 poin, atau sekitar 0,93 persen, pada Kamis (9/5/2019), menjadi 21.402,13 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 29 Maret. Indeks Topix juga melemah, anjlok 1,38 persen menjadi 1.550,71 dengan 31 dari 33 subsektor berakhir di teritori negatif.

Indeks Nikkei, seperti diwartakan Reuters, turun untuk sesi keempat beruntun seiring terus meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan tarif terhadap produk impor dari Negeri Panda.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He akan mengunjungi Washington dan melakukan pertemuan dengan para pejabat AS pada Kamis dan Jumat (10/5/2019) sebagai upaya untuk meredakan ketegangan antara kedua negara.

Saham perusahaan dengan pangsa pasar yang besar di Tiongkok mengalami pelemahan yang signifikan. Saham perusahaan pengapalan Kawasaki Kisen dan Mitsui OSK Lines masing-masing terjun 5,9 persen dan 2,2 persen. Saham perusahaan manufaktur alat berat Komatsu anjlok 4,2 persen. Perusahaan robotika Fanuc dan Yaskawa Electric masing-masing melemah 3,3 persen dan 2,6 persen.

Sektor telekomunikasi terdongkrak saham SoftBank yang melambung 6,9 persen setelah menyatakan akan membelanjakan US$4 miliar, atau sekitar Rp57,5 triliun, untuk meningkatkan kepemilikan saham di Yahoo Japan Corporation menjadi 45 persen dari sebelumnya 12 persen. Saham Yahoo Japan meningkat 9,4 persen dipicu kabar tersebut.  

Saham Misawa Homes meroket 18,7 persen setelah perusahaan yang bergerak di bidang property tersebut dikabarkan akan diakusisi oleh perusahaan joint venture yang dibentuk oleh Toyota Motor Corporation dan Panasonic Corporation.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 109,905 yen per dolar AS.