Indeks Kospi Naik 0,14 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 2,94 poin, atau sekitar 0,14 persen, pada Jumat (31/5/2019), menjadi 2.041,74. Volume perdagangan moderat mencapai 426 juta saham senilai 4,8 triliun won atau sekitar US$4,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 485 berbanding 348.

Setelah sempat melemah di awal perdagangan, indeks Kospi terus menguat sehingga berakhir di teritori positif untuk sesi kedua beruntun. Penguatan terjadi seiring mencuatnya optimisme membaiknya kondisi ekonomi Korea Selatan.

“Bank of Korea (BOK) secara seksama mengawasi perkembangan terbaru hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, namun tetap memiliki keyakinan bahwa ekonomi Korea Selatan mulai pulih,” kata Kim Sang-Hoon, analis HI Investment & Securities,” seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing membeli saham senilai 206 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu masing-masing menjual saham senilai 152 miliar won dan 62,8 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,12 persen, sedangkan saham SK Hynix merosot 0,91 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing terjun 0,74 persen, 4,49 persen, dan 1,81 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pemerintah AS akan mengenakan tarif baru 5 persen terhadap seluruh produk yang diimpor dari Meksiko mulai 10 Juni mendatang. Hyundai dan Kia memiliki pabrik di Meksiko.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing melambung 2,15 persen dan 5,82 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan Lotte Chemical masing-masing naik 1,68 persen dan 1,18 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,10 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.190,90 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen. Dalam sebulan terakhir, angka indeks terjun 7,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 4,80 poin menjadi 6.396,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Thailand, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 7,11 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 2.898,70. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 213,79 poin, atau sekitar 0,79 persen, menjadi 26.901,09.