Indeks Kospi Meningkat 0,23 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 4,62 poin, atau sekitar 0,23 persen, pada Selasa (28/5/2019), menjadi 2.048,83. Volume perdagangan tinggi mencapai 474 juta saham senilai 7,6 triliun won atau sekitar US$6,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 585 berbanding 262.

Angka indeks sempat melemah di awal perdagangan, namun kemudian mengalami penguatan sehingga berakhir di teritori positif.

Menurut para analis, para investor pekan ini memperhatikan dengan seksama keputusan Bank of Korea (BOK) terkait suku bunga. Bank sentral Korea Selatan tersebut diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 1,75 persen. Anggota dewan kebijakan moneter BOK akan membahas kemungkinan penurunan suku bunga seiring berlarutnya tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Beberapa anggota dewan memberi komentar dovish terkait suku bunga, jadi tidak tertutup kemungkinan terjadi penurunan untuk ke depannya,” kata Kim Yu-Mi, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.  

Investor asing menjual saham senilai 764 miliar won, jumlah terbesar sejak 7 September 2018. Sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing membeli saham senilai 578 miliar won dan 194 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,23 persen, sedangkan saham SK Hynix anjlok 1,49 persen. Saham LG Electronics sebaliknya melonjak 1,17 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor meningkat 1,11 persen, namun di sisi lain saham Kia Motors anjlok 1,80 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing melambung 6,90 persen dan 1,03 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.185,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,27 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 32,90 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 6.484,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Filipina, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 17,53 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 2.909,91. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 102,72 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 27.390,81.